Home » » Antagonis Reseptor Angiotensin

Antagonis Reseptor Angiotensin

Cara kerja obat ini mirip dengan ACE-inhibitor. Jika ACE-inhibitor menghambat aktivitas angiotensi ll, tetapi obat jenis ini bekerja dengan cara menghambat reseptor angiotensin ll. Itulah sebabnya obat ini lebih memberikan efek yang lebih efektif dalam penurunan tekanan darah. Jika ACE-inhibitor menimbulkan efek samping berupa batuk yang sangat mengganggu, pemberian obat jenis ini tidak menimbulkan batuk.


Golongan Antagonis Reseptor Angiotensin meliputi beberapa jenis obat berikut.


1)  Candersatan             5)  Losartan
2)  Eprosartan               6)  Olmesartan
3)  Irbesartan                7)  Telmisartan
4)  Valsartan

Golongan obat ini baru dikenalkan pada tahun 1995, tetapi segera menjadi populer karena tidak menimbulkan efek samping yang berarti. Di antara obat golongan Antagonis Reseptor Angiotensin, Candersatan paling banyak digunakan untuk pengobatan hipertensi. Berdasarkan penelitian Candersatan merupakan obat antihipertensi masa kini yang paling efektif dan aman dalam mengobati hipertensi.

Menurut Prof. dr. Endang Susalit, Candersatan memiliki beberapa keunggulan sebagai berikut:
  1. Dapat menurunkan tekanan darah (sistolik dan diastolik) dengan lebih stabil.
  2. Mempunyai kardioprotektif (pelindungan terhadap jantung) yang lebih baik.
  3. Dapat menghambat glomerulosklerosis, ekskresi albumin, dan stroke.
Share this article :

Popular Posts

Powered by Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Hipertensi, bahaya dan pengobatannya - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger