Konsumsi lemak berkaitan dengan kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol dalam darah yang tinggi dapat mengakibatkan penebalan pembuluh darah. Jika endapan itu semakin banyak, dinding pembuluh darah makin kaku atau berkurang kelenturannya. Kondisi ini akan memperparah jantung karena jantung bekerja semakin berat saat memompa darah sehingga memperparah penderita hipertensi.
Penderita hipertensi harus berupaya menjaga kadar kolesterol dalam darahnya. Kadar kolesterol normal dalam darah sekitar 200 mg - 250 mg per 100 cc serum darah. Untuk itu Himpunan Ahli Jantung Amerika (America Heart Association) Menganjurkan agar konsumsi kolesterol maksimal 300 mg per hari.
Beberapa kandungan kolesterol dalam makanan kita sehari-hari? Coba perhatikan tabel berikut ini.
Tabel: Kandungan kolesterol dalam makanan
|
Golongan
|
Kolesterol (mg)
|
|
Golongan
I. Telur (tiap butir)
1.
Telur ayam (1
butir = 50 g)
2.
Kuning telur
ayam
3.
Putih telur
ayam
4.
Telur puyuh
5.
Telur bebek
|
266
266
0
74
619
|
|
Golongan
II. Daging (per 100 g)
1.
Daging ayam
2.
Hati ayam
3.
Daging sapi
4.
Hati sapi
5.
Daging babi
6.
Hati babi
7.
Otak sapi
8.
Otak babi
|
39
45
65
323
77
366
2.0554
2.530
|
|
Golongan
III. Ikan dan Udang (per 100 g)
1.
Ikan mas
2.
Udang laut
(lobster)
3.
Rajungan (prawn)
|
79
85
154
|
|
Golongan
IV. Produk susu (per 100 g)
1.
Krim
2.
Keju
3.
Mentega
4.
Es krim
5.
Susu sapi
|
140
100
260
45
13
|
|
Golongan
V. Lemak
1.
Lemak babi
2.
Lemak ayam
3.
Minyak jagung
|
56
74
0
|
Dengan mencermati tabel di atas seorang penderita hipertensi dapat lebih berhati-hati dalam memilih jenis makanan. Pilihlah jenis makanan yang rendah kandungan kolesterolnya.